- Seorang guru haruslah mempunyai akidah yang bersih dari hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan atau norma-norma yang berlaku.
- Guru juha harus konsisten menjalankan ibadah-ibadah yang sifatnya wajib dan juga ibadah-ibada yang sifatnya sunah. Menjauhi hal-hal yang bersifat haram, dan menghindari hal-hal yang bersifat makruh sebisanya, baik lahir baupun batin, perkataan dan perbuatan.
- Seorang guru harus senantiasa merasa diawasi oleh Allah Swt, baik dikala sendiri maupun di tengah keramaian. Mengharap pahala-Nya, takut kepada azab-Nya, melakukan introspeksi atas kelalaian dan kekurangan. Senantiasa melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan kapasitas diri sebagai guru dengan lebih baik lagi.
- Menyadari kekurangan diri. Tidak tertipu dan lupa diri dengan segala bentuk pujian. Hindari dan jauhkan diri dari sikap dan sifat ujub. Karena sesungguhnya orang yang tawadhu akan diangkat derajatnya oleh Allah Swt.
- Hendaklah selalu menanamkan motivasi dalam diri bahwa mengajar itu adalah sebagai ibadah, menyebarkan ilmu dan ladang untuk mencari pahala.
Sumber tulisan :
Mahmud Samir Al-Munir : Guru Teladan di Bawah
Bimbingan Allah
