Senyum
adalah sedekah. Senyum itu murah tetapi sangat berharga nilainya,
senyum itu sederhana tetapi dampaknya sangat luar biasa, senyum itu kecil
tetapi berdampak raksasa, senyum itu obat yang manis yang mempunyai efek
penyembuhan luar biasa, senyum itu hanya setetes tetapi mampu membasahi dan
membanjiri relung-relung hati yang tandus, senyum itu ringan tetapi Insya Allah
akan memberatkan timbangan amal kebaikan. Senyum itu indah, senyum itu ibadah.
Orang tua yang mau mengajak anaknya untuk belajar mulailah dengan senyum,
karena senyum akan menentramkan, dan menenangkan.
Anak adalah seorang great imitator, seorang
peniru yang ulung. Jika orangtua dalam kesehariannya membiasakan diri untuk
tersenyum, maka kebiasaan itu akan ditiru dan dikembangkan oleh anak.
berbahagialah jika memiliki seorang anak yang bermurah senyum, karena anak
seperti ini biasanya adalah akan sangat mudah dalam bergaul, supel, diterima
dalam pergaulan dan tentu saja disenangi teman-temannya, bahkan orang dewasa.
Orangtua hendaknya pandai menciptakan suasana
yang menyenangkan di rumah. Suasana yang menyenangkan itu salah satunya diawali
dengan senyum. Seringkali suasana di rumah ditentukan oleh keadaan. Misal kalau
tangal-tanggal muda, biasanya suasana rumah selalu ceria, senyum selalu
mengembang, bahagia. Sebaliknya kalau sudah memasuki tanggal-tanggal tua, maka
keceriaan, kebahagiaan itu berkurang.
Semestinya kondisi seperti itu tidak terjadi.
Kapanpun, di manapun, dalam keadaan apapun tetap selalu kembangkan senyum.
Sebagai orangtua tentu kita tidak ingin menularkan muka-muka yang masam kepada
anak-anak bukan ? Insya Allah akan tercipta anak-anak dengan pribadi yang
sabar, tulus, rendah hati dan pandai beribadah.
Selain sebagai
ibadah, senyum juga mengandung keindahan. Senyum yang dapat memperindah wajah,
karena biasanya wajah yang tersenyum mencerminkan perasaan yang senang dan
tenang. Senyum pun merupakan ibadah yang paling mudah dilakukan, tetapi mampu
menyempurnakan kemuliaan akhlak. Karena senyum yang ikhlas adalah kecantikan
yang lahir dari hati dan jiwa yang ikhlas. Senyum merupakan anugerah yang bisa
menenangkan perasaan, menyejukkan dan menentramkan hati yang gelisah.
Dengan senyum
seseorang akan tampil cantik ataupun tampan wajahnya walau tanpa
kosmetika, dan yang jelas, kosmetika
senyum ini tidak membuat iritasi pada kulit ataupun menimbulkan efek samping
bagi kesehatan. Nah pertanyaannya adalah mengapa kita harus tersenyum ?
lebih-lebih dalam mendidik anak ? Senyuman yang ikhlas, yang simetris dan lahir
dari hati yang jernih ternyata dapat menjaga kebugaran tubuh.
Menurut
penelitian para hali, dengan tersenyum akan menimbulkan munculnya semacam
hormon endorphin pada diri orang yang tersenyum. Hormon endorphin ini akan
mengatur emosi seseorang, menciptakan irama kebahagiaan. Itulah mengapa senyum
menjadi penting dalam mendidik anak, karena dengan senyum, selain menciptakan
keselarasan dalam tubuh, juga menularkan kabahagiaan dan kenyamanan bagi anak.
