Anak-anak itu mirip semen basah, apapun yang jatuh di atasnya akan meninggalkan bekas, yang kalau tidak segera dihaluskan kembali, bekas tersebut akan mengeras selamanya. (Haim Ginott)

Selasa, 23 Juli 2013

Testimoni yang Membakar Semangat untuk Menulis




Ketika pertama kali mencoba untuk menulis, terus terang saya merasa sangat tidak pede. Apakah saya bisa menulis ? pertanyaan it uterus saja menggelayuti pikiran saya. Naskah tulisan sudah selesai, tetapi kegelisahan masih menyelimuti, akan diapakan naskah ini. Apakah layak untuk diterbitkan ? saya teringat buku teknik penulisan yang saya baca. Akhirnya saya memutuskan untuk “memberikan” naskah asli tulisan saya itu kepada beberapa orang terdekat, termasuk beberapa orang  tua murid. Saya meminta kepada mereka untuk menilai secara objektif tentang isi tulisan saya itu.

Sungguh di luar dugaan, ternyata tulisan saya direspon dengan sangat positif.  Rata-rata mereka memberikan komentar dan penilaian yang sangat baik dan positif, tentu saja beberapa saran dan kritik yang membangun turut menyertai komentar mereka.

Terpikir di benak saya untuk mendapatkan semacam testimoni dari beberapa tokoh yang berpengaruh di negeri ini untuk buku saya, agar buku saya ini bisa lebih “kuat”.  Tokoh pertama yang muncul di kepala saya dan ingin saya dapatkan testimoninya adalah Kak Seto. Apakah bisa ? pertanyaan itulah yang pertama muncul dan menghalangi di depan saya. Siapa sih rahmat Affandi ? apakah Kak Seto akan mengenal saya ? tentu jawabannya adalah tidak ! Galau menyelimuti jiwa.

Baiklah, kesampingkan dulu sosok Kak Seto dari angan-angan saya. Karena saya ingin mengejar dulu testimony dari orang yang menulis buku tentang teknik penulisan. Toh saya berani menulis kan karena membaca buku dia ? saya mencaoba menguatkan diri. Dan singkat cerita, sayapun mendapatkan testimoni dari penulis Buku Resep Cespleng Menulis Buku Bestseller, yaitu dari Mas Edy Zaqeus.

Setelah saya mendapatkan suntikan energy dari beliau, saran dan do’a beliau, akhirnya saya memberanikan diri mencoba memohon testimoni dari Kak Seto. Sayapun mengirimkan naskah saya melalui email beliau. Berselang satu hari setelah saya mengirimkan naskah, beliau menelpon saya. Sungguh suatu hal yang tidak dapat saya percayai, ini mimpi atau nyata ? Suara lembut Kak Seto terdengar begitu merdu di telinga saya. Tentu saja secara otomatis saya mendapatkan nomor HP beliau, wah bahagaianya.

Kak Seto sangat menyambut baik dan dengan suka cita memberikan testimoninya untuk buku saya yang pertama “ Inspiring Mom and Dad”. Beliau sangat mengapresiasi sekali guru yang menulis.

Selanjutnya saya menncoba menghubungi beberapa tokoh lainnya untuk saya mintakan testimoninya, dan inilah sebagian testimoni penyemangat jiwa untuk saya terus menulis.

“ Ini bukan buku parenting biasa, tetapi buku parenting yang penuh nilai plus dan ideal sekali. Menarik dan enak dibaca, memotivasi sekali, juga inspiratif. Lebih dari itu buku ini ditulis oleh seorang guru dalam artian sebenarnya.”

Edy Zaqeus
Pendiri dan editor andaluarbiasa.com, Penulis Bestseller,
Writer Coach, Trainer dan Konsultan.

“ Sungguh buku yang sangat inspiratif ! Kita semua diajak Pak Rahmat untuk terus belajar dengan rendah hati mengenai Hak Anak dari sumber yang paling kompeten, yaitu dari anak-anak itu sendiri. Bahwa mendidik anak adalah bukan sekedar memberikan instruksi atau komando, tetapi memberikan cinta dan kasih kita kepada mereka.”
Kak Seto
Ketua  Komisi Nasional  Perlindungan Anak.

“ Sistem pendidikan kita selama ini lebih berorientasi pada pembentukan intelektualitas dan melupakan pembentukan kepribadian, sehingga anak-anak kita sering tercabut dari akar budayanya sebagai bangsa.  Buku Pak Rahmat ini saya percaya dapat menjadi perekat antara sekolah dengan orang tua/keluarga murid untuk berhasilnya suatu pendidikan yang lebih universal.”
K.H. Zainuddin MZ

"Sebuah buku yang sangat inspiratif dan menggugah. Gaya bahasanya pun nyaman dibaca, sehingga tak terasa sudah sampai di ujung halaman. Saya mendapat banyak manfaat setelah membaca buku ini."

Dodi Mawardi
Pengelola Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia, Penulis Buku “Belajar Goblok Dari Bob Sadino”, dan “Cara Mudah Menulis Buku Metode 12 Pas”

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika cara mengajar dan apa yang kita ajarkan kepada murid-murid kita hari ini sama saja dengan yang kemarin, maka kita merampas masa depan anak didik kita tersebut. ~ John Dewey ~